Jalan Kabupaten di Kulon Progo Rusak, Perbaikan Belum Dianggarkan

by 4 months ago

Kulon Progo – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo menundu perbaikan jalan kabupaten yang rusak, karena alokasi anggarannya digeser untuk penanganan Covid-19. Masyarakat pun diharapkan untuk bersabar menghadapi kondisi ini.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulon Progo, Nurcahyo Budi Wibowo mengatakan ada sekitar 55 paket kegiatan fisik peningkatan kualitas jalan yang dianggarkan.

Saat ini tinggal tersisa dua paket kegiatan, dan selebihnya dipangkas untuk Covid. Dua paket ini untuk peningkatan jalan ruas Kecamatan Kokap-Pripih dengan pagu anggaran Rp6,8 miliar dan ruas jalan Boro-Gerbosari dngan pagu anggaran Rp9,2 miliar.

Adanya pergeseran pos anggaran ini menjadikan rencana pembangunan jalan tertunda. Padahal beberapa ruas jalan yang ada kondisinya cukup buruk. Seperti ruas Pripih-Palihan, maupun ruas Palihan-Mlangsen yang rusak terdampak pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta. “Sebenarnya di situ sudah dianggarkan, tetapi ikut dicoret. Jadi masyarakat harus sabar,” katanya, Rabu (17/6).

Ketua Komisi III DPRD Kulonprogo Nur Eni Rahayu berharap supaya pada perubahan bisa dialokasikan lagi, dengan melihat kasus Covid-19 di Kulonprogo yang landai. “Harapan kita pada perubahan masih bisa dilakukan, karena Kulonprogo kasusnya tidak begitu banyak,” ujarnya.

Ia menyebut alokasi dana bantuan sosial itu bisa diwujudkan dalam program padat karya. Para penerima bantuan bisa dialihkan ke sana bukan hanya sebatas bantuan langsung. Namun semuanya tergantung aturannya.  “Kalau itu diwujudkan padat karya, warga terdampak tetap mendapatkan hasil dan pembangunan juga jalan,” ucapnya.(rid/roy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *