Lima Jembatan Di Bantul Terdampak Cempaka Selesai Bulan Ini

by

Bantul, Koran Jogja – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul Dwi Daryanto menyatakan lima jembatan terdampak badai Cempaka selesai September ini. Bantul mendapatkan dana hibah dari BNPD senilai Rp65 miliar.

Dua jembatan yaitu Dzikrul Ghofilin di Dusun Kentolan, Guwosari dan Jembatan Benyo, Sendangsari Kecamatan Pajangan, Kamis (17/9) siang diresmikan Bupati Bantul Suharsono.

“Badai Cempaka di 2018 yang berlangsung satu hari berdampak hancurnya berbagai infrastruktur di Bantul termasuk lima jembatan,” kata Dwi dalam sambutannya.

Sedangkan tiga jembatan lainnya yang dalam proses pengerjaan tahap akhir yaitu Jembatan Gayam, Segoroyoso Kecamatan Pleret, Jembatan Kedungjati, Selopamioro Kecamatan Imogiri, Jembatan Kiringan Canden Kecamatan Jetis.

Dwi mengatakan seluruh jembatan merupakan akses penting bagi masyarakat sehingga proses rehabilitasi dan rekontrukso harus disegerakan.

“Karenanya pada Desember 2020, proposal kita ajukan ke BNPB yang dimana ada alokasi dana hibah sebesar Rp275 miliar. Proposal Pemda Bantul disetujui dan total yang kita dapat Rp65 miliar,” lanjut Dwi.

Ia mengatakan berkat kerja keras Bupati Suharsono yang langsung melobi ke BNPB pada medio 2019, pembangunan jembatan harus dimulai dan selesai tahun ini.

Pasalnya penggunaan dana hibah dibatasi oleh BNPB sampai akhir tahun ini. Sehingga tahun depan tidak berlaku.

Bupati Bantul Suharsono mengaku senang dengan proses pembangunan kedua jembatan yang tepat waktu dan sasaran.

“Ketiga jembatan yang lain juga kita targetkan kepada rekanan untuk diselesaikan maksimal akhir bulan ini,” ucapnya.

Keberadaan jembatan ini akan diharapkan semakin mempermudah akses masyarakat sehingga mampu meningkatkan perekonomian desa.(set)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *