Meski Siap, Penegakkan Prokes di DI Yogyakarta Kurang

by

Yogyakarta, Koran Jogja – Wakil Ketua DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta tri Huda Yudiana mengapresiasi kesiapan Pemda mengantisipasi lonjakan positif Covid-19, termasuk dengan status PPKM level 4. Namun penegakkan protokol kesehatan (Prokes) dinilai kurang.

“Diterbitkan nya Inmendagri Nomor 15 tahun 2022 yang menyatakan seluruh Kabupaten/Kota DIY berstatus PPKM level 4 merupakan hal wajar, karena tingkat penularan dan penambahan kasus harian masih sangat tinggi,” kata Huda, Selasa (8/3).

Dari data yang didapatkannya, Huda mengatakan setiap hari di DIY terdapat penambahan kasus positif mencapai 2000-an lebih dalam beberapa pekan lalu.

Kondisi ini menggambarkan belum adanya tren penurunan penularan. Angka ini seperti yang terjadi saat gelombang kedua varian Delta.

“Sedangkan angka kematian berkisar 10 – 20 kasus per hari tidak bisa diabaikan mengabaikan. Karena satu nyawa saja sangatlah berharga dan level 4 ini harapannya bisa mencegah bertambahnya korban,” lanjut politisi asal PKS ini.

Huda mengatakan status PPKM level 4 menjadi warning bagi semua untuk berdisiplin Proker dan mengikuti ketentuan yang ada.

Dirinya meminta semua mengikuti ketentuan dalam Inmendagri, sekolah 100 persen PJJ, pengurangan masuk kantor, dan sebagainya.

Dirinya juga mengapresiasi penanganan gelombang ketiga yang jauh lebih baik daripada gelombang kedua, baik dari sisi pemerintah, faskes, relawan, maupun masyarakat pada umumnya. Semua shelter-shelter ready, anggaran ready, rumah sakit ready dan secara umum baik penanganannya.

“Yang kurang adalah penegakan dan kesadaran Prokes. Dimana masih banyak kerumunan dan abai terhadap masker. Hal ini yang harus segera diperbaiki bersama,” katanya.

Pihaknya berharap Pemda DIY melakukan penegakan dengan berlandaskan Perda Penanggulangan Covid 19 yang sudah ditetapkan sebagai pijakan berbagai aktivitas pencegahan, penanggulangan, penanganan, dan bahkan penegakan Prokes.

“Perda ini disusun berdasarkan pengalaman dua tahun ini disertai berbagai masukan ahli, semestinya sangat cukup untuk digunakan,” ucapnya.

Wakil rakyat ini meminta betul semua pihak kooperatif dan mengikuti aturan. Karena ini untuk kebaikan bersama, dan agar kasus segera melandai.

Jika tidak cepat melandai kami khawatir sistem kesehatan di DIY menjadi kolaps dan banyak berjatuhan korban sebagaimana gelombang delta dulu. Ekonomi otomatis anjlok dalam waktu yang lama. (Set)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *