Nasdem Meminta Sri-Amin Wujudkan Aspirasi Rakyat

by 2 months ago

Sleman, Koran Jogja – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Nasdem Daerah Istimewa Yogyakarta Subardi meminta pasangan Sri Muslimatun – Amin Purnomo jika terpilih mampu mewujudkan anspirasi rakyat. Tugas internal dari partai adalah meningkatkan jumlah kursi di Sleman pada 2024.

Hal ini disampaikan Subardi sebelum menyerahkan surat keputusan Nasdem mengusung pasangan Sri-Amin untuk berlaga dalam Pilkada Sleman, Minggu (30/8).

“Sebagai kader Nasdem, nama Sri Muslimatun sebenarnya sudah sejak awal Maret lalu sudah mendapatkan rekomendasi DPP untuk maju. Namun surat itu kami simpan karena kami menunggu tarian, goyangan atau gerakan dari partai lainnya untuk koalisi,” jelas Bardi.

Dengan perolehan tiga kursi, Bardi menyatakan mustahil mengusung Sri Muslimatun maju sebagai calon Bupati-Wakil Bupati oleh Nasdem. Untuk memenuhi persyaratan 10 kursi, sehingga bisa mengusung calon, maka koalisi mutlak dilakukan.

Sabtu (29/9) kemarin PKS resmi memberikan dukungan dan rekomendasi kepada Sri-Ami, sehingga jumlah kursinya menjadi sembilan. Untuk satu kursi lagi, Bardi mengatakan Golkar yang memiliki lima kursi dipastikan merapat. Sehingga total ada 15 kursi dari tiga partai.

“Jika kami serahkan awal Maret silam, surat itu tidak ada artinya. Meski beberapa parti sudah menyiapkan mahar untuk mengusung nama lain, tapi Nasdem tetap bersikukuh nama Sri Muslimatun harus maju,” lanjutnya.

Menurutnya keputusan tetap mempertahankan nama Sri ini sesuai garis kebijakan partai. Dimana kader yang akan maju tidak akan pernah bisa digantikan walaupun dibeli uang. Nasdem menurut Bardi adalah partai yang ingin memberikan pendidikan politik kepada rakyat.

“Nasdem tidak untuk jual beli. Nasdem adalah partai politik, melakukan pendidikan politik rakyat. Agar lebih berhasil. Kalau mau berbisnis jangan di partai politik,” tegasnya.

Kepada pasangan Sri-Amin, Bardi berpesan jika terpilih maka balas jasa yang diberikan kepada partai bukan dalam bentuk material. Namun bagaimana mewujudkan anspirasi dari kader dan simpatisan partai.

“Tugas lainnya yaitu menambah jumlah kursi di 2024, jika bisa memenuhi syarat mengajukan calon sendiri di pilkada. Ini yang diminta oleh DPP,” ucapnya.

Terkait munculnya nama Amin Purnomo yang bukan berasal dari dunia politik, Bardi bercerita dirinya hanya membutuhkan waktu dua jam berdiskusi dan menemukan kecocokan. Amin dinilai memiliki ideologi dan visi yang sama dengan Nasdem.

Saat memberi sambutan, Sri Muslimatun terlihat matanya berkaca-kaca karena keinginannya berlaga di Pilkada terwujud. Sebelumnya banyak suara yang menyatakan dirinya tidak bakal maju karena tidak ada parti pengusung.

“Ini semua berkat kerja keras dan kerja cerdas yang saya maupun saudara di sini lakukan. Saya tidak pernah putus asa. Ini jawaban atas doa saya,” kata Wakil Bupati Sleman ini.

Bagi Sri bertarung memperebutkan menjadi Wakil Bupati itu tidak cukup, harus menjadi Bupati. Sebab ini bukan demi kepentingan pribadi, golongan atau partai. Namun ini demi kursi pimpinan kepentingan harkat martabat dan cita-cita mensejahterakan rakyat Sleman.

“Kita tidak punya apa-apa tapi kita punya semangat yang luar biasa. Ini penghargaan yang luar biasa dan saya mengapresiasi setinggi-tingginya,” jelasnya.(set)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *