Koran Jogja – Alat masak yang rusak atau aus, secara diam-diam bisa memicu risiko besar, seperti pemanasan yang tidak merata dan pelepasan zat ke dalam makanan.
Pakar alat masak Umesh Guptaa, MD dan CEO, BERGNER India membantu menilai alat dapur mana yang harus diganti.
Ahli merekomendasikan utnuk mengganti dengan konsep yang praktis daripada melakukan perombakan besar.
Anda bisa mengganti alat masak dengan memakai bahan yang lebih aman dan mendukung kesehatan.
Perombakan total dan membuang semuanya, mungkin tidak praktis. Sebab, Anda harus tetap memasak.
Solusinya adalah melakukan perubahan sedikit demi sedikit, mengganti satu per satu barang, membeli sesuai kebutuhan, dan mengecek mana yang harus diprioritaskan untuk diganti.
Berikut adalah hal-hal yang perlu Anda singkirkan dari dapur:
Peralatan masak aluminium tanpa lapisan
Kenapa: Aluminium tanpa lapisan dapat bereaksi dengan makanan tertentu
Ganti dengan: Peralatan masak baja tahan karat tiga lapis, yang menawarkan daya tahan, distribusi panas yang merata, dan permukaan memasak yang lebih stabil.
Wajan anti lengket yang sudah tua dan tergores
Kenapa: Permukaan yang rusak dapat membahayakan keamanan dan kinerja.
Ganti dengan: Peralatan masak anti lengket berkualitas tinggi yang terawat dengan baik.
Peralatan masak dengan paku keling
Kenapa: Paku keling di bagian dalam dapat memerangkap partikel makanan, lemak, dan endapan karbon, sehingga lebih sulit dibersihkan.
Ganti dengan: Desain peralatan masak tanpa paku keling, yang menawarkan permukaan bagian dalam yang halus untuk kebersihan yang lebih baik.
Peralatan masak tipis dan ringan
Kenapa: Distribusi panas yang tidak merata dapat menyebabkan titik panas dan gosong.
Ganti dengan: Alas yang lebih tebal dan kokoh atau peralatan masak tiga lapis untuk hasil masakan yang lebih konsisten.
Peralatan masak konvensional (untuk resep tertentu)
Kenapa: Mungkin tidak mempertahankan panas dengan baik atau mendukung proses memasak yang lambat dan merata.
Ganti dengan: Peralatan masak besi cor, yang memberikan retensi panas dan daya tahan yang sangat baik; versi berlapis enamel menawarkan permukaan yang tidak reaktif dan bebas racun.
Wadah penyimpanan plastik
Mengapa: Dapat melepaskan bahan kimia saat menyimpan makanan panas.
Ganti dengan: Wadah kaca atau baja tahan karat untuk penyimpanan yang lebih aman dan stabil.
Umesh juga menyarankan untuk menerapkan praktik memasak memakai suihu sedang yang terkontrol atau tidak memakai api besar.
Pengaturan suhu yang tepat, diketahui bisa membantu menjaga nutrisi sekaligus mencegah gosong.
Anda juga perlu tahu, memasak sehat tidak sekadar mengenai bahannya, tetapi juga pemilihan alat masak yang tepat untuk memberi kemanan, rasa, serta nilai gizi. (*)
Baca juga:
