Pedagang di Malioboro Terpapar Covid-19, Pemkot Tes Swab 15 Orang

by

Yogyakarta, Koran Jogja – Seorang pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta meninggal dunia setelah diketahui positif Covid-19. Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menyebut penanganan wabah di kawasan itu masih bisa dikendalikan dan belum perlu melakukan penutupan.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengatakan, seorang PKL berumur 68 tahun itu sempat periksa ke Puskesmas pada Selasa (1/9) lalu. Kemudian dilakukan tes swab dua kali yakni pada Rabu (2/9) dan Kamis (3/9).

“Hasil swab diketahui positif Covid-19 pada Jumat (4/9) siang. Kemudian sorenya meninggal dunia,” katanya di Balai Kota Yogyakarta pada Senin (7/9).

Heroe mengatakan, pihaknya langsung melakukan tracing kepada mereka yang sempat kontak erat dengan almarhumah. Ada sebanyak 15 orang yang akan dilakukan swab.

Terdiri dari delapan orang teman-teman pedagang, dan tujuh orang dari keluarga pedagang yang diketahui positif Covid-19.

“Dari 15 orang itu, baru satu orang yang dilakukan swab. Satu orang itu yang kemarin mengantarkan ke rumah sakit dan sering bertemu,” kata Heroe.

Heroe mengatakan, memang ada sedikit kendala agar mereka bisa segera dilakukan swab. Yakni diperlukan waktu supaya mereka bisa sukarela melakukannya. “Pedagang ini kan sudah kami liburkan sejak Sabtu (5/9) pagi dan kami minta isolasi mandiri. Kan perlu waktu mengumpulkan kembali supaya sukarela mau swab. Sedangkan untuk keluarganya ini kebetulan juga rumahnya berbeda-beda,” katanya.

Heroe menyebut saat ini kasus tersebut masih bisa dikendalikan, karena baru tahap tracing. Sehinga belum perlu dilakukan penutupan kawasan Malioboro untuk publik.

“Kasus ini masih bisa kami kendalikan, belum perlu dilakukan penutupan Malioboro. Kami masih memberikan izin bagi pedagang di ruas-ruas jalan di zona tiga itu. Termausk zona lain, karena kami masih melakukan tracing swab. Keputusan lain akan kami dasarkan dari hasil tracing dan swab yang akan kami lakukan,” katanya.

Heroe mengatakan pihaknya telah meminta kepada petugas Satpol PP melakukan disinfektasi di sepanjang Malioboro untuk memberikan rasa aman dan nyaman terhadap pengunjung maupun mereka yang beraktivitas ekonomi di sana. Selain itu juga penegakan sanksi jika ada yang diketahui melanggar protokol kesehatan pencegahan Covid-19.(rid)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *