Koran Jogja – Kondisi penglihatan kabur, tidak fokus atau tak jelas adalah masalah umum. Penyebabnya pun bisa beragam.
Mulai dari kacamata atau lensa kontak yang telah usang, hingga mata merah. Kondisi ini juga bisa menandakan terkena katarak, glaucoma, atau hipertensi (tekanan darah tinggi).
Kelainan refraksi
Dilansir dari Health, kelainan refraksi adalah indikator masalah mata dan bagaiman mata menerap cahaya. Lengkung mata bisa menghalani cahaya yang masuk ke retina.
Kelainan refraksi yang bisa menyebabkan penglihatan kabur yakni astigmatisme atau ketidakmampuan melihat objek dekat dan jauh dengan jelas.
Kemudian miopia yakni rabun jauh, atau ketidakmampuan untuk melihat objek di kejauhan dengan jelas. Lalu presbyopia atau etidakmampuan melihat objek dekat dengan jelas karena usia
Kondisi ini bisa ditangani dengan memakai kacamata atau lensa kontak. Jika punya kealinan berupa presbyopia, maka bisa beralih ke lensa bifocal, trifocal, atau lensa progresif.
Bisa juga dengan operasi LASIK atau PRK untuk mengubah bentuk kornea secara permanen atau lapisan terluar mata yang bening.
Mata Kering
Mata kering disebabkan karena mata tidak menghasilkan cukup air mata untuk menjaganya tetap basah.
Pengobatannya bisa dengan tetes mata, obat resep, perubahan gaya hidup, dan sumbat saluran air mata.
Katarak
Katarak merupakan salah satu masalah mata yang bisa muncul seiring usia bertambah. Kondisi ini dialami oleh separuh penduduk AS yang berusia 80 tahun.
Penanganan awal pada kondisi ini bisa dengan memakai kaca pembesar dan menerangi lingkungan.
Kemudian melakukan operasi dengan mengangkat lensa lama dan menggantinya memakai implant lensa bening.
Glaukoma
Glaukoma merupakan penyakit yang menjadi penyebab kehilangan penglihatan atau kebutaan. Pengobatannya bisa dengan obat resep, perawatan lasert, dan operasi. (*)
Baca artikel lainnya:
