Koran Jogja – Plak gigi adalah lapisan lengket serta tidak berwarna yang terbentuk dari bakteri yang menumpuk pada gigi.
Ketika tidak dihilangkan, maka plak bisa berisiko membuat gigi rusak hingga berpotensi menyebabkan penyakit gusi.
Biasanya untuk menghilangkan plak ini dengan melalui perawatan gigi rutin. Sejumlah ahli punb merekomendasikan supaya menyikat gigi selama dua menit dua kali sehari.
Kemudian juga membersihkan gigi memakai benag gigi secara lembut minimal sekali dalam sehari.
Plak gigi ini sulit dilihat karena tidak berwarna, kemudian jika disentuh akan terasa halus. Penumpulannya meski hanya sebentar bisa menimbulkan sejumlah gejala di mulut.
Sejumlah gejala penumpukan plak gigi yang tidak ditangani di antaranya munculnya bau mulut atau rasa yang tidak kunjung hilang, gusi berdarah, hingga gusi bengkak, merah, atau nyeri.
Dilansir dari laman Health, cara menghilangkan plak dari gigi yakni bisa dengan merawat mulut setiap hari.
Dokter gigi pun menyarankan supaya menyikat gigi dengan lembut minimal dua kali sehari, dengan memakai pasta gigi berfluoride.
Pasta gigi dengan kandungan fluoride ini bisa membantu mencegah kerusakan gigi. Sedangkan untuk kepala sikat, disarankan adab ulu sikat yang sedang hingga lembut dan bulat supaya bisa menjangkau setiap permukaan di mulut dengan mudah.
Cara menyikat gigi yang benar yakni sudut bulu sikat gigi ke arah garis gusi, supaya bisa membersihkan sela-sela gigi dan gusi.
Kemudian memakai gerakan memutar kecil. Sebaiknya tidak menggosok terlalu keras, sebab bisa merusak gigi.
Jangan lupa untuk menyikat semua sisi setiap gigi, bahkan yang sudah ditambal. Kemudian menyikat lidah Anda.
Pastikan sikat gigi sebeum tidur dan jangan makan atau minum apa pun (selain air putih) setelaghnya.
Anda juga bisa mempertimbangkan memakai sikat gigi elektrik, karena dianggap cenderung bisa menghilangkan lebih banyak plak dibandingkan dengan yang manual. (*)
Baca artikel lainnya:
