PPKM Mikro di Jogja, Masih Ada Ratusan Pelanggar Prokes

- Jurnalis

Kamis, 25 Februari 2021 - 07:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prakiraan Cuaca di Jogja Minggu 12 November 2023 Mayoritas Berawan. (dok. koran jogja)

Prakiraan Cuaca di Jogja Minggu 12 November 2023 Mayoritas Berawan. (dok. koran jogja)

Koran jogja

Yogyakarta, Koran Jogja – Satpol PP Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat masih ada ratusan pelaku usaha yang melanggar protokol kesehatan selama pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Yogyakarta Agus Winarto menyebut ada 139 pelaku usaha di Kota Yogyakarta melanggar protokol kesehatan (prokes) saat PPKM Mikro selama 31 Januari sampai 21 Februari 2021. Jenis usaha yang melanggar protokol kesehatan itu di antaranya usaha kuliner kecil seperti angkringan, lesehan, burjo, kafe, restoran, food court dan game, beberapa minimarket jejaring dan satu hotel.

“Rata-rata pelanggaran jam operasional melebihi ketentuan. Menunggu petugas datang baru tutup. Kami kedepankan pembinaan dahulu, sepanjang bisa kami tegur kami teguran dulu. Kami harap dengan perpanjangan PPKM mikro pelaku usaha menyadari pentingnya protokol kesehatan,” katanya, Kamis (25/2).

PPKM berbasis mikro di DIY sendiri diperpanjang sampai 8 Maret 2021 mendatang. Adapun Pemerintah Kota Yogyakarta menindaklanjutinya dengan menerbitkan Instruksi Walikota nomor 3 tahun 2021 tentang perpanjangan PPKM.

“Kami mengikuti aturan sebagaimana instruksi dari pemerintah pusat dan Gubernur DIY. Makanya kami juga menerbitkan surat instruksi perpanjangan PPKM mikro,” kata Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi.

Hal-hal yang tertuang dalam Instruksi Walikota Yogyakarta tentang perpanjangan PPKM mikro sama dengan PPKM mikro tahap satu yakni sampai tingkat RT/RW. Penerapan PPKM Mikro mendasarkan zonasi risiko Covid-19 yakni zona hijau, kuning, oranye dan merah hingga tingkat RT. Misalnya zona merah kriteria jika ada 10 rumah kasus konfirmasi positif Covid-19. Pada RT zona merah melarang kerumunan lebih dari 3 orang, membatasi keluar masuk wilayah RT maksimal hingga pukul 20.00 WIB, menutup rumah ibadah tempat bermain anak dan tempat umum serta meniadakan kegiatan sosial masyarakat.

“Pada penerapan PPKM Mikro selama ini posko-posko di kampung sudah melakukan kegiatan dan monitoring terhadap orang yang positif Covid-19 di wilayahnya. Beberapa kasus pada satu RT yang tidak masuk zona merah ada yang melakukan penutupan,” katanya.

Menurutnya aturan teknis perpanjangan PPKM mikro harus sama dan serentak agar hasilnya efektif. Dicontohkan dalam PPKM Mikro juga mengatur PPKM di tingkat kota yang membatasi kegiatan usaha makan minum, toko swalayan, mall dan destinasi pariwisata hingga pukul 21.00 WIB dengan protokol kesehatan yang ketat. Pembatasan jam operasional itu harus sama dengan instruksi pusat dan gubernur agar tidak ada celah lintas wilayah.

“Kalau tidak sama di lapangan akan susah. Untuk bisa efektif maka memang harus serentak dengan gerakan yang sama agar mampu memutus mata rantai Covid-19,” katanya.

Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta itu menyampaikan dilihat dari pertumbuhan kasus Covid-19 di Kota Yogyakarta pada bulan Februari 2021 mulai turun dibandingkan pada Januari 2021 saat mencapai puncak kasus per mingguan sekitar 500. Sekarang pada Februari kasus Covid-19 per minggu sebanyak 241.

“Dari PPKM Mikro ini meminta semua masyarakat untuk mengurangi aktivitas interaksi keluar yang tidak perlu. Boleh aktivitas tapi selektif,” ucapnya.(rls)

Berita Terkait

Prediksi Cuaca di Jogja Minggu 14 April 2024 Hujan Lebat di Sleman
Juru Parkir Liar di Yogyakarta Ditertibkan Menjelang Libur Lebaran 2024
Prakiraan Cuaca Potensi Hujan di Jogja, Selasa 26 Maret 2024
Cuaca di Jogja Mayoritas Cerah Berawan, Kamis 21 Maret 2024
Prakiraan Cuaca di Jogja 17, 18, 19 Maret 2024 Ada Potensi Hujan Lebat
Prediksi Cuaca BMKG: Hujan di Yogyakarta, Rabu 6 Maret 2024
Audisi Miss Indonesia Yogyakarta Sukses! Disambut Antusias Tinggi Peserta
Cuaca di Jogja Potensi Hujan Disertai Petir Senin 26 Februari 2024

Berita Terkait

Sabtu, 13 April 2024 - 19:36 WIB

Prediksi Cuaca di Jogja Minggu 14 April 2024 Hujan Lebat di Sleman

Senin, 8 April 2024 - 21:14 WIB

Juru Parkir Liar di Yogyakarta Ditertibkan Menjelang Libur Lebaran 2024

Senin, 25 Maret 2024 - 23:00 WIB

Prakiraan Cuaca Potensi Hujan di Jogja, Selasa 26 Maret 2024

Rabu, 20 Maret 2024 - 21:31 WIB

Cuaca di Jogja Mayoritas Cerah Berawan, Kamis 21 Maret 2024

Sabtu, 16 Maret 2024 - 21:25 WIB

Prakiraan Cuaca di Jogja 17, 18, 19 Maret 2024 Ada Potensi Hujan Lebat

Selasa, 5 Maret 2024 - 22:49 WIB

Prediksi Cuaca BMKG: Hujan di Yogyakarta, Rabu 6 Maret 2024

Minggu, 3 Maret 2024 - 17:32 WIB

Audisi Miss Indonesia Yogyakarta Sukses! Disambut Antusias Tinggi Peserta

Minggu, 25 Februari 2024 - 20:48 WIB

Cuaca di Jogja Potensi Hujan Disertai Petir Senin 26 Februari 2024

Berita Terbaru

Tarif Damri Jakarta Surabaya dan Malang Promo, 12 sampai 21 April 2024. (Instagram @damriindonesia)

Cek Jadwal dan Harga

Tarif Damri Jakarta Surabaya dan Malang Promo, 12 sampai 21 April 2024

Minggu, 14 Apr 2024 - 14:35 WIB

Cara Mengubah Aplikasi Default Ponsel Android. (pixabay)

Sains Tek

Cara Mengubah Aplikasi Default Ponsel Android

Minggu, 14 Apr 2024 - 12:53 WIB

Cara Memasak Brokoli Agar Mendapat Manfaat Kesehatan. (pixabay)

Kuliner

Cara Memasak Brokoli Agar Mendapat Manfaat Kesehatan

Minggu, 14 Apr 2024 - 12:05 WIB

Ilustrasi. SIM Keliling Sleman April 2024 Loby SCH dan Satpas Polresta. (dok, Koran Jogja)

Cek Jadwal dan Harga

SIM Keliling Sleman April 2024 Loby SCH dan Satpas Polresta

Sabtu, 13 Apr 2024 - 20:31 WIB

SIM Keliling Bantul April 2024 Setelah Lebaran dan Lokasi Layanan. (Instagram @satlantas_polreskulonprogo)

Cek Jadwal dan Harga

SIM Keliling Bantul April 2024 Setelah Lebaran dan Lokasi Layanan

Sabtu, 13 Apr 2024 - 20:05 WIB