Sebanyak 1.121 Wajib KTP di Bantul Belum Terekam

by

Bantul, Koran Jogja – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bantul menyatakan ada sebanyak 1.121 warga yang wajib ber-KTP namun belum terekam. Disdukcapil menyasar sekolah untuk mempercepat data perekaman.

Hal ini disampaikan Kepala Disdukcapil Bantul Bambang Purwadi Nugroho penyerahan KTP elektronik kepada 792 siswa dari 12 sekolah menengah yang berlangsung di SMKN 2 Sewon, Selasa pagi (4/4/2022).

“Percepatan program perekaman bagi yang wajib ber-KTP sesuai dengan arahan dari Kementerian Dalam Negeri. Intinya dalam program ini kita mengajak siswa mengkoordinasikan siswanya yang wajib ber-KTP untuk kemudian kita lakukan perekaman di sekolah,” kata Bambang.

Melalui inovasi ini, Bambang menyebut siswa tidak perlu bersusah payah dan meminta izin ke sekolah untuk mengurus berbagai syarat administrasi pengurusan KTP.

Siswa cukup menyiapkan fotokopi Kartu Keluarga dan tim Disdukcapil akan mendatangi sekolah sesuai jadwal.

Terkait dengan jumlah warga yang wajib ber-KTP di Bantul. Bambang menjelaskan dari total jumlah penduduk 956. 513.

Yang wajib ber-KTP ada pada angka 728.582. dari angka itu sebanyak 726.770 sudah melakukan perekaman.

“Jadi sampai hari ini ada sebanyak 1.121 wajib ber-KTP yang belum kita rekam. Mereka didominasi para pelajar karena yang memang wajib KTP adalah mereka yang baru berusia 17 tahun,” jelasnya.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menyatakan program ini merupakan komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada warganya. Khususnya dalam penanganan kemiskinan yang diakibatkan pandemi.

“Kepemilikan KTP ini penting, terutama bagi para pelajar terutama dalam konteks sebagai adalah generasi yang mandiri dan berani mengambil sikap dibanding generasi sebelumnya,: kata Halim.

Dengan KTP ini anak-anak yang meski berstatus pelajar namun telah memiliki usaha akan mendapatkan syarat utama dalam pengurusan berbagai hal terkait dokumen administrasi kependudukan seperti pengurusan surat perizinan usaha, NPWP, SIM dan lain-lain.

Kepala Sekolah SMKN 2 Sewon Suwarsidi mewakili 12 sekolah mengucapkan terima kasih atas hadirnya program ini. Siswa tidak repot-repot ke Disdukcapil tetapi bisa perekaman di sekolah.

“Tentunya ini lebih baik karena anak2 tidak perlu meninggalkan pelajaran terlalu lama. Kami mengapresiasi program ini karena anak-anak terlayani yang baik,” ucapnya. (Set)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *