Seorang Mahasiswa di Sleman Tewas Usai Tenggak Miras Oplosan

by
dok. polresta sleman

dok. polresta sleman

Sleman, Koran Jogja – Seorang mahasiswa di Sleman berinisial MF (24) meninggal dunia setelah menenggak miras oplosan.

Dari kejadian itu, Polresta Sleman berhasil menangkap empat orang tersangka penjual miras oplosan.

Empat tersangka yang ditangkap tersebut berinisial JAS (21) warga Magelang, YDP (21) warga Jakarta Barat, NPWYR (21) warga Yogyakarta, dan IF (21) warga Sleman.

Kapolresta Sleman AKBP Ach Imam Rfai mengatakan, MF mengonsumsi miras oplosan di sebuah rumah kos wilayah Mlati bersama temannya.

“Miras oplosan yang ditenggak merupakan racikan dar empat tersangka,” katanya, dikutip dari situs Polresta Sleman, Sabtu (26/11).

Setelah meminumnya, beberapa jam kemudian korban tidak sadarkan diri. MF lalu dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Namun nyawanya tak tertolong. Mf kemudian dinyatakan meninggal dunia.

“Sedangkan temannya, ada tiga orang yang masih dirawat di rumah sakit,” bebernya.

Petugas dari Polresta Sleman kemudian melakukan penyelidikan dan mendapatkan keterangan dari mana miras oplosan itu dibeli.

Petugas kemudian berhasil menangkap para pelaku beserta beberapa barang bukti di antaranya satu gelas ukur, satu jerigen berisi cairan etanol foodgrade dan 60 botol miras yang belum sempat dijual.

“Para tersangka mengakui meracik miras oplosan sekitar satu bulan untuk dijual demi mendapat untung,” katanya.

Para tersangka menjual miras oplosan itu sebesar Rp 25 ribu untuk satu botolnya.

Mereka dijerat Pasal 204 ayat (2) KUHP, Pasal 146 ayat (2) huruf b UU RI No 18/2012 tentang Pangan dan Pasal 62 ayat (1) UU RI No 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen dan terancam kurungan penjara maksimal 20 tahun. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *