Staf Khusus Wapres Minta Akses Disabilitas Diperbesar

by

Yogyakarta, Koran Jogja – Staf khusus Wakil Presiden Ma’ruf Amin bidang penanggulangan kemiskinan Imam Aziz meminta industri memberikan kesempatan dan akses bagi penyandang disabilitas.

Melalui pelatihan yang digelar bersama Asosiasi Pengusaha Permebelan dan Kerajinan Indonesia (ASMINDO), Difanesia.id yang digagas oleh Amin menjadi satu solusi memperbesar peluang itu.

Bertajuk ‘Diklat 3 IN 1 Untuk Operator Finishing Perkayuan’, pelatihan yang melibatkan 35 penyandang disabilitas yang terdiri dari lima belas penyandang tuna rungu, sepuluh penyandang tuna daksa dan sepuluh tunagrahita ringan dan sedang se digelar mulai 24-31 Maret di Balai Diklat Industri Yogyakarta. Pelatihan dibuka secara online oleh Menteri Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.

“Pemberian pelatihan yang digelar secara nasional ini menjadi jalan masuk rekan-rekan disabilitas ke dunia industri sama seperti lainnya,” jelasnya.

Imam meyakini, dengan akses ke dunia industri yang sama dengan lainnya maka hakekat mengentaskan kemiskinan dalam hal akses ekonomi, politik dan pengetahuan seadil-adilnya bisa terwujud.

Aziz melihat pembangunan ekonomi Indonesia yang lebih berorientasi pada sisi makro jangan sampai meninggalkan masalah baru tentang yaitu penyandang disabilitas tidak diikutsertakan dalam rencana pembangunan.

Ketua DPP Asmindo, Anggoro Radmadiputra, merunut data Kementerian Sosial mengatakan jumlah penyandang disabilitas di Indonesia mencapai 205 ribu. Bahkan sekitar 15 dari 100 orang di dunia menyandang disabilitas

“35 rekan ini mendapatkan ketrampilan soal finishing kayu yang langsung diberikan Ketua Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Cabang Sleman yang juga merupakan penyandang tuna daksa Sukamto,” katanya.

Selain mendapatkan pelatihan dari para ahlinya, mereka juga bakal diuji kompetensi pasca pelatihan. Sertifikasi dilakukan oleh Lembaga Sertifikasi Mebel Kriya Indonesia yang sudah berlisensi dari Badan Nasional Standarisasi Profesi (BNSP).(set)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *