Staf Pamong Desa se-DIY Tuntut Kejelasan Status

by

Yogyakarta, Koran Jogja – 1.627 staf pamong desa lewat Assosiasi Staf Pamong Kalurahan Daerah Istimewa Yogyakarta (Amarta) menuntut kejelasan statunya sebagai perangkat desa.

Pasalnya pemberlakuan Undang-undang Desa Nomor 6 Tahun 2014 dan Permendagri 83 Tahun 2015 tak membuat kesejahteraan mereka terjamin secara merata.

“Pengangkatan perangkat sebelum pemberlakuan kedua regulasi justru menjadikan pamong sebagai pembantu administratif dan tidak berstatus perangkat desa,” kata Ketua Umum Amarta DIY, Jumari usai bertemu anggota DPRD DIY, Jumat (23/4).

Akibatnya para perangkat desa ini tidak mendapatkan hak yang melekat pada perangkat desa maupun siltap yang sesuai dengan peraturan pemerintah (PP) Tahun 2019 yang menyetarakan mereka sebagai pegawai berpangkat golonngan 2A.

Dari 1.627 pamong di empat kabupaten di DIY, baru 539 orang dari Gunung Kidul yang akhirnya mendapatkan pengakuan sebagai perangkat dan pamong desa.

Sedangkan 1.088 orang lain yang terdiri dari 106 pamong asal Kulon Progo, 380 orang dari Bantul dan 602 orang dari Sleman tak juga mendapatkan kejelasan nasib.

“Kami memprotes tidak samanya perlakuan terhadap staf yang masih dalam satu kesatuan di diy,” lanjutnya.

Berbagai upaya menurut Jumari sudah dilakukan, termasuk meminta legal opinion dari Kanwil Kemenkumham DIY.

Amarta juga telah berdialog dengan berbagai pihak. Tidak hanya kepala daerah namun juga dengan pemerintah desa di masing-masing kabupaten.

Sementara Wakil Ketua DPRD DIY, Suharwanta menyatakan dewan akan membantu Amarta dengan meminta kejelasan nasib ke Pemda DIY. Karena pamong dan perangkat desa memiliki peran penting dalam pelayanan di masyarakat, termasuk di masa pandemi ini.

“Kita dukung dengan batas-batas kewenangan termasuk sinkronisasi peraturan di tingkat DIY dan kabupaten guna memantik kesadaran bersama agar tidak hanya Gunungkidul yang diperhatikan namun juga kabupaten lainnya,” ungkapnya.(set)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *