Terpapar Covid, DPRD Bantul Tutup Dua Hari

by

Bantul, Koran Jogja – Akibat salah satu anggotanya dinyatakan positif Covid-19, DPRD Bantul diputuskan ditutup dua hari mulai Senin (24/8). SJ adalah anggota Komisi A yang berasal dari Fraksi PAN Bantul.

Kabar terpaparnya SJ ini ramai sejak Minggu (23/4) sore usai dikeluarkannya hasil swab siang sebelumnya. Saat ini SJ tengah dirawat di rumah sakit rujukan penangganan Covid-19 di Bantul.

Ketua Komisi A DPRD Bantul Agus Salim membenarkan SJ adalah anggotanya dan dari informasi ia menjadi salah satu kontak erat yang terlacak dari salah satu pasien positif yang berprofesi sebagai tenaga kesehatan.

“Ia adalah pasien asimtomatik atau tanpa gejala. Sejak pertengahan minggu lalu atau sebelum libur panjang akhir pekan kemarin, beliu sama sekali belum berkomunikasi dengan sesama anggota atau rekannya di komisi,” kata Agus.

Tapi Agus menyatakan dirinya sempat mendapatkan kabar bahwa SJ satu hari sebelum hasil swab diumumkan, menghadiri rapat yang digelar partainya.

“Usai penyemprotan disinfektan atau dekontaminasi. Mulai hari ini sampai besok, aktivitas anggota DPRD Bantul diliburkan,” katanya.

Ketua DPD PAN Bantul, Mahmud Ardi Widanto membenarkan satu anggota dewan yang terkonformasi positif adalah kader partainya.

“Memang benar, pada Sabtu (22/8) dan Minggu (23/8), SJ mengikuti bakti sosial dan rapat partai,” ucapnya.
Saat ini, pengurus partai tengah mendata siapa saja yang berhubungan dengan SJ. Mereka akan diusulkan melakukan tes swab.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Infeksi COVID-19 Bantul, Sri Wahyu Joko Santosa, mengatakan SJ merupakan bagian dari penelusuran kontak erat salah satu pasien positif dan melakukan tes swab pada Jumat (21/8).

Saat ini Gugus Tugas tengah melakukan penelurusan kontak erat SJ khususnya di lingkungan DPRD Bantul untuk menemukan siapa saja yang berhubungan dua hari sebelum dan 14 hari pasca uji swab.(set)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *