UPN Yogyakarta Bantu Perajin Batik Kembangkan Motif

by

Sleman, Koran Jogja – Tim pengabdian masyarakat UPN ‘Veteran’ Yogyakarta mengajak generasi muda perajin batik mengembangkan motif baru secara digital.

Bertempat di pusat bayi tulis Giriloyo, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Bantul. Pelatihan pengembangan motif secara digital dilaksanakan Sabtu (10/7).

“Pelatihan dimaksudkan untuk mengembangkan ide motif batik dengan mengkombinasi motif yang sudah ada menjadi motif baru dengan menggunakan software Corel,” jelas ketua tim pengabdian UPN Yogyakarta, Agung Prabowo.

Remaja Giriloyo diajarkan mengembangkan disain motif batik dengan perangkat software CorelDraw. Software ini bisa mengolah berbagai motif yang ada untuk dikombinasi menjadi motif baru.

Menurut Agung, selama ini motif batik tulis di Giriloyo dikembangkan secara manual. Pengrajin harus berfikir keras untuk mencari ide motif batik.

Melalui pelatihan ini, selanjutnya diharapkan para pengrajin tidak lagi mengalami kesuitan dalam mengembangkan ide motif batik dan cukup mengompolasi motif yang ada menjadi motif baru.

“Karena materi ini menggunakan software, kita pilih remaja yang sudah familiar dengan teknologi semacam ini. Selain itu kami juga bermaksud untuk melibatkan remaja dalam rangka pewarisan budaya batik” tambah Agung.

Kegiatan ini merupakan realisasi dari kepedulian Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP3M) UPN Veteran Yogyakarta kepada pengrajin batik.

Ketua Paguyuban Batik Giiriloyo, Nur Ahmadi menyambut baik dan menyatakan kegiatan ini membuka wawasan perwjin dalam penggunaan teknologi digital dalam megembangkan motif batik.

“Sudah ke sekian kali kami bekerjasama dengan UPN Yogyakarta mengembangkan berbagai inovasi di lingkungan pengrajin Giriloyo ini,” ucapnya.(set)