Usai Mencoblos, Cabup Bantul Siap Menang – Kalah

by

Bantul, Koran Jogja – Calon Bupati (Cabup) Bantul menyatakan siap menerima kemenangan maupun kekalahan. Apapun hasilnya, pemimpin yang terpilih adalah kehendak rakyat.

Cabup nomor urut saty Abdul Halim Muslim, menggunakan hak pilihnya di tempat pemungutan suara (TPS) 6 Desa Wukisari, Kecamatan Imogiri.

Halim yang datang bersama istrinya mendapatkan nomor antrian 78 dan diberi kesempatan mencoblos antara pukul 08.00-09.00 WIB.

Sedangkan Cabup Suharsono mengunakan hak pilihnya di TPS nomor 5 Desa Bangunharjo, Sewon. Suharsono mendapatkan nomor antrian satu dan merupakan pemilih pertama yang datang ke TPS sebelum dibuka pukul 07.00 WIB.

“Hari ini, seperti masyarakat lainnya, saya lega karena sudah memberikan hak pilih. Ini yang ditunggu rakyat,” kata Halim, Rabu (9/12) pagi.

Ia berharap seluruh TPS di Bantul melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat karena pemerintah tidak ingin ajang Pilkada ini menjadi ruang penularan Covid-19. Terlebih di Daerah Istimewa Yogyakarta yang hampir 75 persen dikategorikan zona merah.

Halim mengaku optimis meraih kemenangan di Pilkada tahun ini. Namun dirinya menegaskan siap menerima kekalahan.

“Kemenangan atau kekalahan itu biasa. Siapapun pemimpin yang terpilih adalah kehendak rakyat. Kita semua harus legowo karena memang kedaulatan di tangan rakyat,” kelasnya.

Halim berharap, jika hasilnya adalah kalah, maka dia meminta warga Bantul menerima. Menurutnya, Nabi Muhammad saja pernah kalah, dan sebagai manusia biasa kekalahan ini jadi dijadikan dasar untuk mengamuk.

Sementara usai Mencoblos, Suharsono mengaku kedatangannya sebagai pemilih pertama di TPS-nya ini adalah hasil dari kedisplinan dirinya.

“Saya sudah biasa disiplin. Baik di dalam keluarga maupun lingkungan kerja,” ungkapnya.

Senada dengan Halim, Suharsono memastikan siap menerima kemenangan maupun kekalahan.

Menurutnya dalam setiap pemilihan pasti ada yang menang dan kalah. Semuanya ia pasrahkan kepada rakyat sebagai pemilik suara.

Ia sepenuhnya berharap, kepada warga yang memiliki hak pilih untuk harap menggunakan hak pilihnya. “Jangan sampai golput,” pintanya.

Pilkada Bantul tahaun ini terdapat 704.688 daftar pemilih, terdiri 345.582 laki-laki dan 359.106 perempuan, yang yang tersebar di 2.086 TPS.

DPT akan dilayani 14 ribu personel Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan empat ribuan personel Linmas yang lulus tes rapid. Setiap TPS di Bantul hanya melayani 350 pemilih yang terbagi antara jam 07.00 – 12.00 WIB.(set)