Jumat, 5 Juni 2026
Koran Jogja

Cara Membatasi Handphone Bagi Anak saat Libur Sekolah

Cara Membatasi Handphone Bagi Anak saat Libur Sekolah. (pexels)
Cara Membatasi Handphone Bagi Anak saat Libur Sekolah. (pexels)

Koran Jogja – Dr. Rekha Sachdej, Kepala Sekolah Dasar di Canadian International School di Bengaluru menyebut sejumlah cara membatasi penggunaan handphone bagi anak selama libur sekolah.

Rekha mengatakan libur musim panas atau libur sekolah, dimaksudkan memberi siswa kesempatan untuk terhubung dengan anggota keluarga.

Kemudian, mengeksplorasi minat baru, serta mempunyai waktu luang jauh dari tugas belajar.

“Memoderasi penggunaan gadget dan perangkat elektronik selama waktu ini sama pentingnya,” katanya, disadur dari Hindustan Times.

Rekha mengatakan, aktivitas alternatif untuk siswa saat libur sekolah, yaitu mendorongnya untuk membaca lebih banyak buku.

Kemudian, menulis jurnal, membuat buku tempel tentang perjalanan mereka, dan bahkan memiliki waktu untuk tidak melakukan apa pun dan merasa bosan.

Ia memberikan beberapa saran untuk anak-anak dan orang tua:

  • Hindari aktivitas melihat gadget atau membaca novel dalam jarak dekat. Sebab, melihatnya secara jarak dekat bisa menimbulkan risiko rabun dekat.
  • Biarkan anak melihat TV atau layar besar dari jarak jauh untuk menonton kartun atau film dengan batasan 1 jam per hari.
  • Pembatasan total untuk gadget jarak dekat seperti ponsel, tablet, atau laptop.
  • Sediakan jadwal harian yang seimbang untuk anak-anak dengan campuran aktivitas di luar dan di dalam ruangan.
  • Dorong mereka untuk bermain di luar, terutama di pagi hari sebelum jam 10 atau setelah jam 3 hingga 4 sore.

Seperti pepatah lama, tidur lebih awal dan bangun lebih awal selalu bermanfaat untuk kesehatan anak secara keseluruhan.

Bantu mereka mengatur waktu mereka dengan kelas musim panas atau sesi waktu keluarga atau kegiatan kelompok.

Niru Agarwal, Wali Amanat di Greenwood High International School, mengatakan, dengan banyaknya waktu luang selama liburan, orang tua tentu khawatir anak-anak menghabiskan waktu berlebihan di depan layar selama liburan.

“Dunia kita didominasi oleh teknologi dan sepertinya tidak akan berbalik, dan generasi saat ini memiliki berbagai macam teknologi untuk digunakan,” katanya.

Niru mengatakan penggunaan teknologi harus diatur. Lebih baik melatih mereka agar dapat menggunakan teknologi secara optimal karena masa depan pendidikan terletak pada seberapa familiar seseorang dengan teknologi tersebut. (*)

Baca juga:

Leave a Reply