Koran Jogja – Sejumlah cara sederhana mencapai keseimbangan kehidupan kerja terbukti bisa memberikan banyak kemudahan, kejelasan, kebahagiaan tanpa mengorbankan kesuksesan.
Batasan antara kehidupan pribadi dengan tuntutan profesional memang sering kabur dalam budaya kerja keras seseorang.
Perlu diketahui, kondisi kelelahan itu bukan tanda kehormatan. Tetapi sinyal supaya bergenti sejenak dan mengatur ulang.
Keseimbangan dalam kehidupan kerja bukan mengenai kesempurnaan. Tetapi terkait membuat pilihan untuk mendukung kesejahteraan, produktivitas, serta kedamaian diri.
Bagi yang sedang menaiki tangga jenjang karier atau membangun usaha sampingan, keseimbangan bisa dimulai melalui penerapan batasan dan diakhiri melalui rasa kasih sayang untuk diri sendiri.
Dilansir dari times of India, berikut cara efektif supaya bisa menghadirkan kemudahan, kejelasan, dan kebahagiaan tanpa mengorbankan kesuksesan.
Tentukan arti keseimbangan
Setiap orang memiliki definisi keseimbangan masing-masing. Sebagian mungkin mengartikan bisa pulang sebelum jam 6 sore.
Namun bagi yang lainnya, keseimbangan berarti ada waktu untuk olahraga pagi, hingga jalan-jalan pada akhir pekan.
Kuncinya yakni menentukan seperti apa hari atau akhir pekan yang memuaskan untuk diri sendiri, bukan bagi atasan, kolega, atau akun media sosial Anda.
Tuliskan hal yang tak bisa ditawar dan buat jadwal berdasarkan itu. Ketika Anda menjalani hidup sesuai definisi kesuksesan diri sendiri, maka Anda pun akan berhenti mengejar definisi orang lain.
Adanya kejelasan ini juga bisa membantu diri sendiri memprioritaskan dengan lebih baik dan berkata ‘tidak’ pada hal yang tak sejalan dengan tujuan Anda.
Tetapkan batasan dengan jelas
Batasan merupakan fondasi keharmonisan kehidupan pribadi dan pekerjaan. Jika tidak menetapkannya, maka orang lain yang memutuskan kehidupan Anda.
Anda bisa memulai membuat aturan sederhana. Misal tidak menelepon kantor setelah makan malam, tidak memeriksa email sebelum olahraga pagi.
Batasan ini harus dipatuhi meski tidaknyaman. Komunikasikan dengan tim dan orang terkasih supaya mereka menghargai waktu Anda.
Ingat, batasan bukan penghalang. Tetapi ini pedoman untuk melindungi energi, konsentrasi, serta ketenangan pikiran.
Tetapkan prioritas
Anda memang bisa melakukan apa saja. Tetapi tidak semuanya. Rahasia keseimbangan ada pada penentuan prioritas yang disiplin.
Anda bisa mengidentifikasi tiga tujuan utama untuk hari biasa atau libur, dan abaikan sisanya.
Pakai pembagian waktu atau pengelompokan tugas supaya bisa menghindari jebakan mengerjakan tugas yang banyak dalam waktu yang sama.
Delegasikan apa yang Anda bisa
Delegasi adalah kebijaksanaan, dan bukan kelemahan. Baik itu di kantor atau di rumah, menyerahkan tugas ke orang akan membebaskan ruang dan waktu mental.
Anda bisa mempercayakan rekan satu tim di kantor. Sedangkan di rumah, bisa memakai aplikasi otomatisasi.
Ketika melepaskan manajemen mikro, maka Anda akan membuat ruangh untuk fokus pada yang hanya dapat Anda lakukan. Semisal hadir untuk orang yang Anda cintai atau memimpin proyek penting.
Komunikasi terbuka
Akan menjadi lebih mudah mencapai keseimbangan hidup dan pekerjaan saat orang di sekitar Anda tahu apa yang penting bagi Anda.
Sebaiknya bersikap terbuka ke rekan kerja mengenai prioritas dan ketersediaan Anda. Anda juga bisa memberitahu keluarga mengenai kapan akan absen untuk proyek besar dan kapan kembali sepenuhnya.
Anda tidak perlu menjelaskan semuanya. Tetapi kejelasan bisa membantu semua orang untuk menyelaraskan harapan.
Jika jujur mengenai kebutuhan, kemungkinan besar Anda pun memperoleh dukungan yang layak didapatkan.
Lindungi energi
Keseimbangan tidak hanya mengenai waktu. Namun juga terkait energi. Anda harus tetap menjaga kesehatan fisik serta emosional.
Makan makanan bergizi, gerakkan tubuh, serta tidur yang cukup dan luangkan waktu bersenang-senang.
Jangan abai pada hal penting itu. Karena ketika hidup menjadi sibuk, sering kali itu menjadi yang pertama hilang.
Waspada pada hal yang tidak baik, misal gosip, rekan kerja yang tidak baik, serta komitmen berlebihan.
Anda bisa belajar mengatakan tidak, melepaskan diri, serta mengatur ulang. Cukupi istirahat dan buat pikiran jernih. Ini akan lebih efektif daripada orang yang banyak prestasi dan kelelahan.
Temukan lingkungan yang tepat
Anda bisa mencari lingkungan yang tepat untuk menemukan keseimbangan. Sebab lingkungan kerja yang mengangungkan kerja berlebihan dan teman yang tak menghargai waktu Anda bisa menyabotase usaha anda.
Cari pekerjaan, mentor, dan lingkungan sosial yang menghargai kesehatan serta keharmonisan. (*)
Baca artikel lainnya:
