Di Bantul, Percepatan Vaksinasi Terkendala Pasokan Dari Pusat

by

Bantul, Koran Jogja – Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit, Dinas Kesehatan Bantul, Abednego Dani Nugroho optimis target vaksinasi yang dicanangkan pemerintah pusat terpenuhi pada September.

“Namun realisasi target itu juga harus dibarengi dengan lancarnya pasokan vaksin dari pusat ke daerah,” kata Abed, Minggu (7/8).

Pasalnya selama ini kendala percepatan vaksinasi di daerah, khususnya Kabupaten Bantul terkendala dengan jumlah pasokan yang diminta ke pusat tidak sesuai permintaan dan mengalami keterlambatan.

“Selama pasokan vaksin sesuai dengan permintaan dipenuhi maka target tersebut (bulan September) selesai vaksinasi optimis tercapai,”ungkapnya,

Ditengah kurangnya pasokan dan tingginya antusiasme masyarakat untuk divaksin. Menurut Abed pihaknya sampai menggunakan vaksin dosis kedua sebagai dosis pertama guna mempercepat terbentuknya kekebalan komunitas.

“Kita sebenarnya kualahan untuk melayani antusiasme masyarakat karena kita juga harus memikirkan suntikan dosis ke dua yang paling dekat sehingga stok vaksin masih ada,”ujarnya.

Dinkes mencatat jumlah warga Bantul yang telah mendapatkan suntikan vaksin dosis pertama sebanyak 208.336 orang dari 824.370 sasaran atau setara 25,27 persen. Sedangkan untuk suntikan vaksin dosis kedua telah diberikan kepada 98.710 orang atau setara 11,97 persen dari sasaran 824.370 orang.

Sedangkan untuk stok vaksin, Dinkes Bantul masih menyimpan 4.890 dosis vaksin Sinovac dan 8.000 dosis vaksin Astrazeneca.

Sebagai upaya mempercepat vaksinasi, DPC Partai Gerindra Bantul mengelar vaksinasi massal bersama dengan Polres Bantul . Bertempat di Balai Desa Bangunharjo, Kecamatan Sewon, vaksin dosia pertama diberikan kepada 390 warga.

“Peserta vaksin adalah masyarakat umum, jadi tidak sekedar kader partai saja. Kami punya niat membantu pemerintah mempercepat tercapainya kekebalan komunitas. Apalagi Kecamatab Sewon ini masuk dalam zona merah Covid-19,”ujar Sekretaris DPC Partai Gerindra Bantul Darwinto.

Ketua Komisi D DPRD Bantul, Enggar Suryo Jatmiko mengatakan selain pasokan vaksin yang harus lancar dari pusat. Percepatan vaksinasi juga harus diprioritaskan pada area-area yang berstatus zona merah.

“Angka harian kasus Covid-19 di Bantul paling tinggi diantara kabupatan/kota di DIY sehingga layak mendapatkan prioritas vaksinasi,”terangnya.(set)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *