Dinkes Bantul Salurkan 135 Oksigen Konsentrator

by

Bantul, Koran Jogja – Ditengah proses pembangunan produksi oksigen yang ditempatkan di RSUD Panembahan Senopati. Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul menyatakan sudah menyalurkan 135 oksigen konsentrator untuk solusi pasokan oksigen ke pasien.

“Kita sudah memiliki 135 unit oksigen konsentrator, alat yang bisa mengonversi udara menjadi oksigen medis dengan hanya disambungkan ke aliran listrik,” kata Kepala Dinkes Bantul Agus Budi Raharja, Kamis (22/7).

Menurutnya, keseluruhan alat ini sudah dioperasionalkan untuk penanganan pasien positif di shelter Kabupaten, rumah sakit khusus lapangan Covid-19 dan sebagian ada yang dipinjamkan ke shelter desa.

Keberadaan oksigen konsentrator di rumah sakit rujukan hingga shelter desa ini diharapkan mampu mengatasi desaturasi pada pasien positif sehingga menjadi penyebab kematian.

“Kasus kematian pada pasien positif ini paling banyak disebabkan oleh desaturasi. Kematian akibat desaturasi ini paling tinggi di Bantul,” ucapnya.

Ditengah kebutuhan oksigen medis di Bantul masih tinggi dan pasokan oksigen belum maksimal. Alat ini dapat menggantikan peran tabung oksigen di ruang-ruang isolasi di rumah sakit. Terlebih, alat tersebut memiliki kapasitas 5-10 liter per menit.

Menyoal realisasi pengadaan instalasi produksi oksigen, Gus Bud mengaku saat ini alatnya sudah datang dan dalam tahap penyiapan tempat. Nantinya instalasi tersebut akan mengambil lokasi di rumah sakit Panembahan Senopati.

Hingga Rabu (21/7) pukul 15.30 WIB kasus positif Covid-19 di Bantul bertambah 583 sehingga total menjadi 34.765 kasus. Selain kasus positif juga ada 665 warga yang dinyatakan sembuh, sehingga total kasus pulih dari Covid-19 di Bantul berjumlah 22.527 orang.

Pasien yang meninggal bertambah 19 orang sehingga total menjadi 813 kasus. Selain itu, pasien yang terkonfirmasi positif yang menjalani isolasi dan perawatan dokter ada 11.425 orang.(set)