Gunung Merapi Terus Mengalami Aktivitas Vulkanik

- Jurnalis

Rabu, 28 Oktober 2020 - 09:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sleman, Koran Jogja – Aktivitas vulkanik Gunung Merapi yang ada di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan Jawa Tengah masih terus berlanjut. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta menyebut aktivitasnya saat ini semakin intensif.

Kepala BPPTKG Yogyakarta, Hanik Humaida mengatakan pascaletusan 21 Juni 2020 teramati deformasi berupa pemendekan jarak melalui EDM (electronic distance measurement) diiringi juga dengan peningkatan aktivitas kegempaan.

Saat ini aktivitas vulkanik Gunung Merapi semakin intensif dengan kejadian gempa rata-rata, yakni gempa vulkanik dangkal (VTB) 6 kali per hari dan gempa multi fase (MP) sebanyak 83 kali per hari, serta deformasi dari EDM sebesar 2 cm per hari. “Ini menunjukkan waktu erupsi berikutnya sudah semakin dekat,” katanya, beberapa hari lalu.

Hanik berkata, berdasarkan data yang ada erupsi berikutnya tidak akan sebesar erupsi 2010. Namun, menurutnya akan cenderung mengikuti perilaku erupsi pada 2006 silam. “Erupsi Merapi adalah sebuah keniscayaan yang masyarakat sudah beradaptasi dengannya,” ucapnya.

Sementara, Kepala BPBD Sleman, Joko Supriyanto, tengah melakukan penyusunan SOP mitigasi erupsi Merapi. Menurutnya, prosedur mitigasi erupsi Merapi saat pandemi Covid-19 memang dibutuhkan.

“Warga yang mengungsi harus tetap jaga jarak. Di tempat pengungsian juga harus disediakan tempat cuci tangan. Tempat cuci tangan memang sudah ada, tapi perlu ada penambahan,” katanya.

Menurut Joko, warga perlu mendapat sosialisasi dan simulasi mengungsi. “Nanti kami akan ajak warga untuk simulasi mengungsi di tengah pandemi Corona,” katanya.

Joko mengungkapkan, setiap barak biasa menampung sekitar 300 orang. Namun kapasitasnya akan dikurangi menjadi 100 orang. “Supaya warga tetap bisa melakukan jaga jarak pastinya dikurangi kapasitasnya,” ucapnya.

Meski kapasitas dikurangi, jumlah barak pengungsian tidak perlu ditambah. Menurutnya, tak semua warga di lereng Merapi akan mengungsi saat Merapi erupsi. “Kalau yang bahaya hanya di KRB (kawasan rawan bencana) III, kan hanya warga di sana saja yang mengungsi,” ucapnya.(rid)

Berita Terkait

Tradisi Wiwitan Kelompok Tani Tiwir di Sleman, Wujud Syukur Panen Raya
Antraks Muncul Februari, Jumlah Ternak Mati di Sleman dan Gunungkidul: 2 Sapi dan 10 Kambing
Festival Budaya Lereng Merapi Tahun 2023 di Hargobinangun, Merawat Budaya dan Kekayaan Alam
Peringatan Dini BMKG, Waspada Potensi Hujan Lebat di Sleman Jumat 29 Desember 2023
Operasi Zebra Progo 2023 di Jogja, Terpantau Banyak Pengendara Tak Pakai Helm
Jadwal SIM Keliling Sleman Bulan Agustus 2023, Syarat Bisa Dilengkapi di Lokasi!
Pameran UMKM ASEAN Rural Culture Expo 2023 Digelar,di Tebing Breksi, Angkat Potensi Lokal
Jadwal SIM Keliling Sleman Bulan Juli 2023, Lokasi dan Waktu Layanan

Berita Terkait

Rabu, 27 Maret 2024 - 21:06 WIB

Tradisi Wiwitan Kelompok Tani Tiwir di Sleman, Wujud Syukur Panen Raya

Rabu, 20 Maret 2024 - 20:32 WIB

Antraks Muncul Februari, Jumlah Ternak Mati di Sleman dan Gunungkidul: 2 Sapi dan 10 Kambing

Minggu, 31 Desember 2023 - 12:29 WIB

Festival Budaya Lereng Merapi Tahun 2023 di Hargobinangun, Merawat Budaya dan Kekayaan Alam

Jumat, 29 Desember 2023 - 07:14 WIB

Peringatan Dini BMKG, Waspada Potensi Hujan Lebat di Sleman Jumat 29 Desember 2023

Sabtu, 9 September 2023 - 15:00 WIB

Operasi Zebra Progo 2023 di Jogja, Terpantau Banyak Pengendara Tak Pakai Helm

Sabtu, 5 Agustus 2023 - 12:32 WIB

Jadwal SIM Keliling Sleman Bulan Agustus 2023, Syarat Bisa Dilengkapi di Lokasi!

Rabu, 26 Juli 2023 - 23:49 WIB

Pameran UMKM ASEAN Rural Culture Expo 2023 Digelar,di Tebing Breksi, Angkat Potensi Lokal

Minggu, 2 Juli 2023 - 03:38 WIB

Jadwal SIM Keliling Sleman Bulan Juli 2023, Lokasi dan Waktu Layanan

Berita Terbaru

Tarif Damri Jakarta Surabaya dan Malang Promo, 12 sampai 21 April 2024. (Instagram @damriindonesia)

Cek Jadwal dan Harga

Tarif Damri Jakarta Surabaya dan Malang Promo, 12 sampai 21 April 2024

Minggu, 14 Apr 2024 - 14:35 WIB

Cara Mengubah Aplikasi Default Ponsel Android. (pixabay)

Sains Tek

Cara Mengubah Aplikasi Default Ponsel Android

Minggu, 14 Apr 2024 - 12:53 WIB

Cara Memasak Brokoli Agar Mendapat Manfaat Kesehatan. (pixabay)

Kuliner

Cara Memasak Brokoli Agar Mendapat Manfaat Kesehatan

Minggu, 14 Apr 2024 - 12:05 WIB

Ilustrasi. SIM Keliling Sleman April 2024 Loby SCH dan Satpas Polresta. (dok, Koran Jogja)

Cek Jadwal dan Harga

SIM Keliling Sleman April 2024 Loby SCH dan Satpas Polresta

Sabtu, 13 Apr 2024 - 20:31 WIB

SIM Keliling Bantul April 2024 Setelah Lebaran dan Lokasi Layanan. (Instagram @satlantas_polreskulonprogo)

Cek Jadwal dan Harga

SIM Keliling Bantul April 2024 Setelah Lebaran dan Lokasi Layanan

Sabtu, 13 Apr 2024 - 20:05 WIB