Gunungkidul, Koran Jogja – PDAM Tirta Handayani Cabang Seropan mengalami gangguan operasional yang berdampak pada pelayanan suplai air kepada pelanggan pada Jumat (19/6/2026) dini hari.
Gangguan tersebut diketahui terjadi sekitar pukul 03.00 WIB akibat pencurian kabel yang terpasang di Bak Booster Gombang, Kapanewon Ponjong.
Berdasarkan hasil pemeriksaan petugas, pelaku mencuri kabel jenis NYY yang terpasang pada instalasi kelistrikan booster, meliputi kabel Panel MDP sepanjang 15 meter dan dua line kabel pompa dengan total panjang 36 meter. Dengan demikian, total kabel yang dicuri mencapai 51 meter.
Dari hasil identifikasi di lapangan, pelaku diduga melakukan pencurian dengan cara memotong kabel dari instalasi yang terpasang, kemudian mengelupas bagian luar kabel di area sekitar luar bangunan Booster Gombang untuk mengambil bagian yang memiliki nilai jual.
Tindakan tersebut menyebabkan sistem kelistrikan pompa tidak dapat beroperasi sehingga mengganggu distribusi air kepada pelanggan.
Akibat kejadian tersebut, suplai air kepada pelanggan di wilayah Kalurahan Bedoyo, Kenteng, Karangasem, Baran, Semugih, Karangwuni, Pucanganom, dan sekitarnya untuk sementara waktu mengalami gangguan.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, PDAM Tirta Handayani telah melaporkan kasus pencurian kepada Polsek Ponjong guna dilakukan penyelidikan dan penanganan lebih lanjut. Sementara itu, dari sisi teknis, PDAM Tirta Handayani bergerak cepat dengan menyiapkan penggantian kabel yang hilang agar sistem pompa dapat segera beroperasi kembali dan pelayanan kepada pelanggan dapat dipulihkan.
PDAM Tirta Handayani menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan akibat gangguan pelayanan ini. Pelanggan di wilayah terdampak diharapkan dapat bersabar selama proses penanganan berlangsung.
PDAM Tirta Handayani berkomitmen untuk mempercepat proses pemulihan agar suplai air bersih kepada masyarakat dapat kembali normal secepatnya. (*)
