Kamis, 24 September 2026
Koran Jogja

Kopi Madu Merapi di Pentingsari Sleman, Terus Jaga Eksistensi untuk Penggerak Ekonomi

Kopi Madu Merapi di Pentingsari Sleman, Terus Jaga Eksistensi untuk Penggerak Ekonomi. (media center Sleman)
Kopi Madu Merapi di Pentingsari Sleman, Terus Jaga Eksistensi untuk Penggerak Ekonomi. (media center Sleman)

Sleman, Kora Jogja – Kopi Madu Merapi yang berada di Desa Wisata Pentingsari, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman, terus menjanga eksistensinya untuk menjadi motor penggerak ekonomi.

Pemilik Kopi Madu Merapi, Bayu Dwi Setiawan mengatakan usaha ini dirintis pada 2008 silam. Namun, baru eksis pada 2017.

Kopi Madu Merapi mulai banyak dikenal, seiring mencuatnya pamor Desa Wisata Pentingsari yang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Sleman.

Produk Kopi Madu Merapi ini punya dua varietas utama, yaknirobusta dan arabika. Pengelola pun memberikan sentuhan untuk masuk pasar konsumen modern yang variative dan spesifik.

Sejumlah produk yang ditawarkan, antara lain Robusta Wine, Peaberry, Black Honey, Arabica Natural, Robusta Yellow Honey, Robusta Red Honey, hingga Kopi Lanang.

Bayu mengatakan dalam setiap proses biji kopi, fokusnya adalah menjaga konsistensi kualitas secara ketat, supaya penikmatnya merasakan cita rasa yang asli, kuat, dan berkarakter dari lereng Merapi.

“Bahan baku kopi yang kami produksi seratus persen berasal dari hasil panen para petani di wilayah Pentingsari, Umbulharjo, Cangkringan, dan kawasan sekitar,” katanya, pada Mei 2026.

Dalam menjaga mutu produksi, prosesnya pun memakai standar operasional prosedur yang rigid tanpa celah.

Tahapannya, mulai dari budidaya tanaman, teknik pemetikan buah merah saja, penanganan pascapanen, roasting, hingga pengemasan akhir.

Pelanggan produk ini tersebar dari berbagai daerah. Namun, Kopi Madu Merapi hanya melayani sistem pembelian langsung atau offline di kedainya yang berada di Dusun Pentingsari.

Strategi penjualan itu bertujuan untuk menjaga keberlanjutan pasokan produk sekaligus menciptakan efek pengganda (multiplier effect) bagi ekosistem Desa Wisata Pentingsari sebagai pusat kunjungan wisata edukasi.

Pengunjung yang datang tidak sekadar menikmati kopi. Namun, diajak untuk terlibat dan melihat langsung proses hulu ke hilir. (*)

Leave a Reply