Menuju Smart City, Bantul Hadirkan Command Center dan BOS

by

Bantul, Koran Jogja – Menjadi salah satu kabupaten terbaik dalam penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE), Bantul menghadirkan Pusat Komando Bantul (Bantul Command Center) dan Bantul Online Shop (BOS).

Kedua layanan ini merupakan implementasi menuju kota pintar (Smart City).

Dihadirkan di tanggal cantik 22 Februari 2022, layanan pusat komando ini berpusat di Gedung Kominfo lantai 3 Pemkab Bantul.

Terdapat sembilan monitor yang terhubung dengan beberapa CCTV di lokasi strategis.

“Ruang ini juga menjadi pusat bagi Bupati dan Wakil Bupati untuk mengadakan pertemuan online dengan seluruh pemangku kepentingan di bawahnya. Sehingga kebijakan dan arah komando pimpinan bisa berjalan bersama,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Bantul, Fenty Yusdayati, Selasa (22/2/2022).

Digagas sejak tahun lalu, pusat komando ini dilengkapi teknologi canggih untuk operasionalnya.

Layanan ini hadirkan guna menyempurnakan pelayanan publik dari pemerintah kepada masyarakat serta mempermudah pelayanan ke dalam, yakni dalam hal manajemen pengambilan keputusan (decision support system).

“Ini merupakan salah satu ikon penting bagi Bantul dalam pengimplementasian program kota pintar,” jelasnya.

Mengenai BOS, Fenty memaparkan program ini hasil kolaborasi pihaknya dengan Bank BPD DIY. Dihadirkan dalam bentuk aplikasi, BOS menjadi inovasi dalam memecahkan persoalan ekonomi di tengah pandemi.

Aplikasi perdagangan online ini saat ini berisikan sebanyak 22 pelapak UMKM yang sudah terverifikasi oleh Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Bantul dan akan bertambah lagi. Verifikasi ini sebagai jaring pengaman pada pembeli saat berhubungan dengan penjual.

“Bertepatan dengan tanggal cantik kelahirannya, kami memberikan diskon pembelian produk sebesar 22 persen untuk semua barang. Di tahun ini kami menargetkan pendapatan penjualan sebesar Rp340 juta rupiah,” lanjut Fenty.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih dalam sambutannya era revolusi 4.0 tidak bisa dihindari lagi dan telah menjadi bagian dari kehidupan digital sekarang ini.

Dengan gawai di tangan, manusia mampu memperluas jangkauan kehidupan, mencari informasi dan belanja kapan serta di mana saja.

“Kedua program yang kita hadirkan hari ini merupakan implementasi Peraturan Presiden nomor 59 tahun 2019 tentang sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE). Tahun lalu Bantul menjadi Kabupaten/Kota terbaik dalam penerapan program kota pintar,” jelanya.

Kedua inovasi ini menurut Halim juga sebagai warisan kepada para ASN di masa depan agar bisa memahami berbagai kebijakan dan program yang telah diambil pemimpin sebelumnya. Untuk kemudian dikembangkan lebih baik. (Set)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *