Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran dengan Jarak Satu Kilometer

by

Sleman, Koran Jogja – Awan panas guguran terjadi di Gunung Merapi pada pukul 19.59 WIB, Sabtu (27/2). Jarak luncurnya satu kilometer mengarah ke barat daya.

Kepala BPPTKG Yogyakarta Hanik Humaida dalam keterangannya mengatakan awan panas tersebut tercatat di seismogram dengan amplitudo 28 mm dan durasi 99 detik.

“Terjadi awanpanas guguran di Gunung #Merapi tanggal 27 Februari 2021 pukul 19.56 WIB. Awanpanas guguran tercatat di seismogram dengan amplitudo 28 mm dan durasi 99 detik, jarak luncur 1000 m ke arah Barat Daya,” katanya, dalam keterangannya pada Sabtu (27/2).

Sedangkan pengamatan periode pukul 00.00 sampai 06.00 WIB, Sabtu (27/2) terjadi 24 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur makimal 1.000 m ke arah barat daya. Selanjutnya, pukul 06.00 WIB sampai 12.00, teramati 6 kali guguran dengan jarak luncur maksimal 1.000 m ke arah barat daya.

Sementara untuk periode pukul 12.00 sampai 18.00 WIB, Sabtu (27/2) terjadi satu kali guguran dengan jarak luncur 600 m ke arah barat daya.

Hanik mengatakan, potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 kilometer.

Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 kilometer dari puncak. “Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya,” ucapnya.

Masyarakat juga diimbau mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi. Adapun penambangan di alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam Kawasan Rawan Bencana (KRB) III direkomendasikan untuk dihentikan.(rid)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *