PP DIY Tabur Sejuta Bunga di TMP Kusumanegara, Momen Menjaga Nilai Kebangsaan

by

Yogyakarta, Koran Jogja – Pemuda Pancasila (PP) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan ziarah sekaligus tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusumanegara Yogyakarta pada Kamis (1/10) siang. Kegiatan dalam memperingati 55 Tahun Hari Kesaktian Pancasila tersebut diharapkan bisa menjadi momen bersama untuk merenungkan nilai-nilai sejarah kebangsaan agar tetap solid.

Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) PP DIY, Faried Jayen Soepardjan mengatakan,  Pemuda Pancasila dan GM FKPPI tetap konsisten untuk melindungi dan mengamalkan Pancasila. Meski tidak mudah, karena harus memberikan sosialisasi kepada masyarakat luas terutama kaum milenial yang sudah terputus sejarah.

“Jadi pesan kami momen seperti ini paling tidak harus kita renungkan bersama supaya nilai-nilai sejarah kebangsaan tetap solid,” katanya usai melakukan tabur bunga di TMP Kusumanegara Yogyakarta pada Kamis (1/10).

Satu juta bunga ditaburkan oleh Faried Jayen Soepardjan dan istrinya, Yuni Astuti bersama anggota MPW PP DIY dan GM FKPPI DIY. Kegiatan ini rutin dilakukan setiap tahun saat momen Hari Kesaktian Pancasila oleh putra mantan Gubernur Kalimantan Timur, Purnawirawan TNI Erry Soepardjan, itu.

Pria yang juga sebagai Ketua Pengurus Daerah XII GM FKPPI DIY ini juga mengatakan, sejuta bunga tersebut merupakan simbolis untuk dipersembahkan kepada para pahlawan yang telah gugur.

“Doa yang bisa kami berikan, karena sudah tidak mungkin membantu secara real. Ini juga sebuah bentuk cinta kasih, komitmen generasi pengurus untuk meneruskan perjuangan. Menjaga apa yang belau pahlawan perjuangkan,” katanya.

PP DIY melakukan pemberian tali asih kepada petugas TMP Kusumanegara Yogyakarta

PP DIY melakukan pemberian tali asih kepada petugas TMP Kusumanegara Yogyakarta.

Faried Jayen mengatakan, dirinya awalnya hanya memberitahukan tabur bunga ini kepada pengurus Majelis Pimpinan Cabang (MPC) PP di DIY, yakni Bantul, Gunungkidul, Sleman, Kulonprogo dan Kota Yogyakarta. Namun karena PP merupakan organisasi garis komando maka banyak anggotanya yang ikut. “Momen ini saya berniat nyekar dua orang tua saya. Tapi karena PP organisasi garis komando melihat ketua nyekar jadi ikut,” ucapnya.

Faried Jayen mengatakan, melihat ratusan anggota MPW PP DIY itu ikut nyekar merupakan salah satu bukti semangat yang dimiliki untuk tetap berjuang bersama. Meski dalam kondisi masih pandemi Covid-19 saat ini.

Di sela kegiatan, dilakukan pula pemberian tali asih berupa paket sembako kepada para petugas di TMP Kusumanegara. Menurut Faried Jayen, kegiatan berbagi ini rutin dilakukan.

“Kami mengajak untuk semua anggota untuk berempati, berbagi kepada semua. Tidak hanya ke petugas TMP tapi juga semua masyarakat yang membutuhkan yang mungkin tidak sebebas kita mencari rejeki. Hidup di masyarakat juga harus membantu masyarakat,” katanya.

Sementara, Yuni Astuti yang juga merupakan Ketua Badan Pengusaha Pemuda Pancasila (BPPP) DIY menambahkan, profesi yang dijalani oleh para petugas di TMP Kusumanegara cukup berat. Mereka harus siap memberikan pelayanan setiap waktu.

“Kami sebisa mungkin berbagi, dan di momen ini kami berbagi ke petugas TMP. Mereka siap setiap waktu. Ada telepon jam 1 , 3, 4 pagi harus mengerjakan tugas itu. Mungkin bagi kita sangat berat tapi beliau-beliau itu mengerjakan dengan ikhlas,” ucapnya.(rid)