Gunung Merapi Alami 2 Kali Guguran Lava Pijar, Jarak 1,5 Kilometer

by

Sleman, Koran Jogja – Gunung Merapi teramati mengeluarkan guguran lava pijar 2 kali dengan jarak luncur maksimum 1,5 kilometer ke arah barat daya pada Rabu (18/5).

Laporan pemantauan dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta menyebutkan aktivitas itu tercatat pada periode pengamatan pukul 00.00 WIB sampai pukul 06.00 WIB.

Secara visual, Gunung Merapi terlihat dengan jelas. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 20-50 m di atas puncak kawah.

BPPTKG juga mencatat terjadi 24 kali gempa guguran. amplitudo 3-30 mm, dan durasi 38-197 detik. Kemudian 2 kali gempa hybrid dengan amplitudo 2-4 mm, S-P 0.5-0.7 detik, dan durasi 5-6 detik.

Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan serta barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 kiloemter.

Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 kilometer dan Sungai Gendol 5 kilometer. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 kilometer dari puncak.

BPPTKG mengimbau masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.

Selain itu juga mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.

Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *