Rabu Pagi, Terjadi Satu Kali Guguran di Merapi dengan Jarak Luncur 800 Meter

by

Sleman, Koran Jogja – Gunung Merapi mengalami satu kali guguran dengan jarak luncur 800 meter pada Rabu (24/2) pagi. Sedangkan untuk guguran lava teramati terjadi empat kali dengan jarak luncur maksimum 800 meter ke arah barat daya.

Kepala BPPTKG Yogyakarta Hanik Humaida dalam keterangannya mengatakan, satu kali guguran dan empat guguran lava itu teramati pada periode pukul 06.00 sampai 12.00 WIB, Rabu (24/2).

Sementara untuk periode pukul 00.00 sampai 06.00 WIB terjadi  tiga kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimum 700 meter ke arah barat daya.

“Teramati awanpanas  guguran 1 kali tinggi kolom tak teramati dengan jarak luncur 800 meter dan  guguran lava 4 kali dengan jarak luncur maksimum 800 m ke arah barat daya,” katanya, Rabu (24/2).

Hanik mengatakan, potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 kilometer.

Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 kilometer dari puncak. “Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya,” ucapnya.

Masyarakat juga diimbau mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi. Adapun penambangan di alur sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam Kawasan Rawan Bencana (KRB) III direkomendasikan untuk dihentikan.(rid)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *