Kamis, 24 September 2026
Koran Jogja

Cara Supaya Mobil Tetap Prima, Setelah Menempuh Jarak 100 Ribu Kilometer

Cara Supaya Mobil Tetap Prima, Setelah Menempuh Jarak 100 Ribu Kilometer. (pexels)
Cara Supaya Mobil Tetap Prima, Setelah Menempuh Jarak 100 Ribu Kilometer. (pexels)

Koran Jogja – Perawatan yang baik merupakan kunci supaya mobil tetap beroperasi dengan andal, setelah menempuh jarak 100.000 km.

Kebutuhan perawatan pun meningkat, jika terus melalui lalu lintas yang padat, kondisi jalan buruk, dan cuaca ekstrem.

Anda harus memberikan perhatian besar kepada komponen-komponen utama. Servis yang rutin menjadi semakin krusial.

Servis tidak hanya sebatas penggantian oli mesin. Namun, juga mencakup pengecekan komponen suspensi, timing belt, selang, hingga dudukan mesin, untuk mencegah kerusakan yang menghabiskan biaya besar.

Perawatan mesin tetap menjadi hal yang esensial. Penggunaan oli mesin berkualitas baik dan penggantian tepat waktu beserta filter olinya, sangat membantu menjaga performa mobil.

Selain itu, sistem pendingin juga butuh perhatian. Kemudian, ketinggian dan kondisi cairan pendingin perlu diperiksa rutin.

Kemudian, pemeriksaan radiator, selang, dan pompa air untuk mencegah mesin mengalami panas berlebih (overheating).

Jika sering melalui jalan yang rusak, komponen suspense seperti peredam kejut, bushing, hingga link rod mungkin bisa aus.

Ketika sejumlah komponen itu aus, dipastikan bisa memengaruhi kenyamanan berkendara.

Kemudian, keausan kopling pada mobil manual dan penggantian cairan transmisi tepat waktu pada mobil otomatis sangat penting. Langkah itu, bertujuan memastikan kelancaran operasional.

Komponen lain yang wajib diperiksa adalah kampas rem, cakram, dan minyak rem, terutama jika muncul suara bising atau getaran.

Kondisi aki dan sambungan kelistrikan juga harus dipantau, mengingat masa pakai aki umumnya berkisar antara tiga hingga lima tahun.

Anda juga tidak boleh melewatkan untuk memeriksa ban secara rutin, dan melakukan pergantian tepat waktu, jika sudah aus.

Jaga tekanan angin ban yang sesuai, serta melakukan penyelarasan (spooring) dan penyeimbangan (balancing), dapat meningkatkan keselamatan dan mengurangi beban kerja komponen lainnya. (*)

Leave a Reply