Gunungkidul, Koran Jogja – PDAM Tirta Handayani Kabupaten Gunungkidul bersama Bank BPD DIY menggelar kegiatan sosialisasi dan edukasi air bersih bagi siswa SMP Negeri 2 Wonosari, Kamis (5/11/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menumbuhkan pemahaman generasi muda mengenai pentingnya air bersih, proses pengolahannya, serta manfaat air bagi kesehatan dan kehidupan sehari-hari.
Dalam kegiatan tersebut, materi edukasi disampaikan langsung oleh Direktur Utama PDAM Tirta Handayani, Sulistyo Aribowo, yang mengulas proses dan sistem pengolahan air bersih hingga siap didistribusikan kepada masyarakat. Sosialisasi diikuti oleh perwakilan siswa kelas VII, VIII, dan IX.
Turut hadir Kepala SMP Negeri 2 Wonosari, Ketua Komite Sekolah, beserta jajaran bapak dan ibu guru. Dari PDAM Tirta Handayani, kegiatan dihadiri Direktur Umum bersama jajaran, sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan edukasi sekaligus penguatan sinergi dengan dunia pendidikan.
Suasana kegiatan berlangsung meriah dan interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti pemaparan materi, terlebih saat memasuki sesi tanya jawab. Untuk menambah semangat dan partisipasi peserta, kegiatan juga diisi dengan pemberian doorprize kepada siswa yang berhasil menjawab pertanyaan seputar materi edukasi yang disampaikan Direktur Utama.
Tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, para siswa juga diajak mengenal pemanfaatan fasilitas air siap minum yang tersedia di lingkungan sekolah. Pada akhir kegiatan, Direktur Utama PDAM Tirta Handayani bersama Kepala Sekolah melakukan uji pengambilan air minum dari instalasi kontainer air siap minum, yang kemudian diikuti oleh para siswa.
Kepala SMP Negeri 2 Wonosari, Suhartati, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada PDAM Tirta Handayani serta Bank BPD DIY atas dukungan melalui program CSR berupa fasilitas air siap minum bagi sekolah.
Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut memberikan manfaat nyata bagi warga sekolah, terutama para siswa yang memiliki beragam aktivitas selama mengikuti kegiatan belajar. Ketersediaan air minum yang mudah dijangkau menjadi salah satu bentuk dukungan dalam memenuhi kebutuhan cairan tubuh, menjaga kesehatan, serta menunjang aktivitas belajar mengajar.
Melalui kegiatan ini, PDAM Tirta Handayani berharap kolaborasi dengan dunia pendidikan dapat terus dikembangkan, tidak hanya melalui penyediaan fasilitas air siap minum, tetapi juga melalui edukasi yang membangun kesadaran tentang pentingnya menjaga sumber daya air.
Sebab, mengenalkan air sejak dini bukan sekadar mengajarkan bagaimana air diolah dan dimanfaatkan, melainkan juga menanamkan kesadaran bahwa air bersih merupakan kebutuhan bersama yang harus dijaga keberlanjutannya untuk generasi mendatang. (*)
