Rabu, 23 September 2026
Koran Jogja

Makan Sambil Menonton, Bisa Menyulitkan Merasakan Sinyal Kenyang

Makan Sambil Menonton, Bisa Menyulitkan Merasakan Sinyal Kenyang. (pexels)
Makan Sambil Menonton, Bisa Menyulitkan Merasakan Sinyal Kenyang. (pexels)

Koran Jogja – Makan malam sambilo menonton televisi, konten video pendek, atau Youtube, mungkin sudah menjadi kebiasaan yang hampir otomatis.

Aktivitas tersebut, sudah menjadi budaya banyak orang pada era perkembangan teknologi saat ini.

Dalam penelitian psikologi menyebut kebiasaan yang terlihat tidak berbahaya ini, bisa mengubah cara seseorang menikmati makanan, terutama dalam mengenali sinyal tubuh saat makan.

Sinyal tersebut, misalnya rasa kenyang atau perasaan bahwa asupan makanan sudah cukup.

Pada waktu perhatian terbaik antara makanan dan layar handphone, otak punya lebih sedikit sumber daya untuk menyadari apa yang terjadi selama makan.

Namun tidak berarti setiap orang makan di depan layar, akan makan berlebihan. Penelitian menyebut gangguan perhatian bisa menyulitkan untuk merasa kenyang secara akurat dan memengaruhi seberapa banyak makanan yang dikonsumsi.

Ketika mata dan pikiran fokus pada adegan dramatis, percakapan menarik, atau linimasa media sosial yang tak ada habisnya, proses makan bisa menjadi lebih bersifat otomatis.

Alih-alih menyadari setiap suapan dan tingkat kepuasan yang dirasakan saat makan, Anda mungkin lebih mengandalkan isyarat eksternal.

Misalnya, menghabiskan makanan di piring atau menunggu hingga satu episode tayangan berakhir.

Jadi, apa harus berhenti menonton sesuatu saat makan? Tidak harus. Penelitian itu, memiliki manfaat untuk menjadi pengingat agar lebih menyadari cara makan.

Anda bisa sesekali makan tanpa menonton layar dan fokus pada makanan, kecematan makan, dan bagaimana perasaan tubuh selama bersantap.

Anda mungkin mendapati perbedaan terbesarnya bukanlah pada makanannya itu sendiri, melainkan pada seberapa jelas menyadari saat tubuh memberi sinyal bahwa Anda sudah kenyang.

Sinyal halus tersebut bisa sangat mudah terlewatkan ketika perhatian teralihkan ke hal lain. (*)

Leave a Reply